Saturday, September 16, 2006

Idealisme vs Realisme

Idealisme adalah suatu paham yang sangat memuja kesempurnaan dalam mencapai suatu tujuan hidup.
Realisme adalah suatu paham dalam menjalani kehidupan ini dengan apa adanya sesuai kenyataan yang terjadi.
Kedua 'isme' ini tentu saja sangatlah bertentangan dan setiap manusia tidak mungkin sepenuhnya seorang idealis dan tidak juga sepenuhnya realis.
Setiap manusia [baca: termasuk penulis] adalah makhluk yang diberi kebebasan untuk memilih apa yang akan dilakukannya. Tergantung situasi dan kondisi, seseorang dapat menjadi idealis maupun realis.

Berikut ini beberapa studi kasus mengenai idealisme vs realisme:
1. Mengambil topik Tugas Akhir sesuai dengan Lab Keahlian dan minat adalah idealisme, sedangkan mengambil topik yang ditawarkan oleh dosen adalah realisme.
2. Membeli textbook kuliah yang asli dengan harga mahal adalah idealisme, sedangkan membeli textbook fotokopi yang harganya jauh lebih murah dan sangat berguna adalah realisme.
3. Setelah menyelesaikan program sarjana [baca: S1], seorang mahasiswa langsung meneruskan pendidikan ke jenjang berikutnya [baca: S2] adalah idealisme, sedangkan seorang mahasiswa yang telah lulus sarjana kemudian terjun ke dunia kerja, itu adalah realisme.
4. Seorang idealis sejati akan menganggap hidupnya selalu kekurangan, sedangkan seorang realis akan menikmati hidupnya seperti air yang mengalir.

Idealisme? Atau Realisme? Atau menjadi idealis yang realis?
Ingat, dunia ini bukan hanya hitam dan putih atau bilangan biner yang terdiri dari 2 pilihan, masih ada daerah di antaranya. ^^

7 Comments:

At 4:21 PM, Anonymous mèn said...

Stuju2...
Tapi apa artinya hidup kalao jadi orang yang 100% pure realis?
Malah kebanyakan orang sukses itu idealis, tul?

Blog lu memang selalu seru dibaca, ndri. Bahasanya sederhana tapi maknanya tinggi. ;p
Keep on writing!

 
At 6:49 PM, Blogger Andri Tanoto said...

iya bener bnyk org sukses yg selaen idealis, tp jg perfeksionis..
kadang kalo orang yang mau hidupnya lebih santai dia pasti pilih jadi realis..
pinter2 nya orang untuk milih apakah dia mau jadi idealis ato realis tergantung kondisi juga...

Hehe..thanks for your support, men!!!

 
At 12:13 PM, Blogger dee said...

Numpang iklan Dri...

Hehe.. gue pernah nulis topik sejenis juga di sini. Secara keseluruhan gue setuju sama lo Dri. Hidup itu musti seimbang, setuju?? :D

 
At 12:18 PM, Blogger Andri Tanoto said...

haha..betul juga ternyata ide dasarnya ampir sama ya..bagus2..

 
At 6:02 AM, Anonymous Amanda said...

Seorang manusia harus menjadi seorang realis saat dia menentukan tujuannya, untuk mencapi tujuan itu dia harus menjadi seorang idealis, untuk mempertahankan apa yang telah ia raih ia selayaknya menjadi seorang perfeksionis

 
At 11:29 AM, Blogger Andri Tanoto said...

#amanda:
berarti dari seorang realis, menjadi idealis, dan pada akhirnya akan menjadi perfeksionis ketika tujuannya telah tercapai.
mmm...sebuah pemikiran yang bagus!
thx...

 
At 8:25 PM, Blogger Andi asmara said...

gan ane ijin bahas artikel ini di blog ane dari sudut pandang ane..tks salam

 

Post a Comment

<< Home